Susah buang air besar (BAB) ada beberapa jenis misalnya buang air besar tidak setiap hari dan sudah dialami berbulan-bulan. Ada juga yang buang air besar tiga hari sekali walaupun jumlah makanan yang dikonsumsi tiap hari cukup banyak.
Ada yang susah buang air besar karena mengonsumsi makanan yang mengandung zat tanin, bersifat panas. Bisa juga seseorang sulit buang air besar saat berada di tempat baru yang kondisi WC nya tida nyaman atau asing.
Untuk mengatasi gangguan BAB harus diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Walaupun demikian, ada beberapa titik akupuntur yang dapat digunakan secara umum untuk mengatasi buang air besar. Ada beberapa penyebab susah buang air besar antara lain karena lambung dan usus panas terhambat karena tekanan emosi, makan dan minum tidak teratur serta serangan angin kering.
Selain itu kebiasaan lain yang memberi dampak buruk bagi kesehatan tubuh adalah sulit buang air besar. Seseorang yang sulit mengeluarkan kotoran tubuhnya memiliki gangguan wasir dan infeksi saluran cerna.
Di samping itu, susah buang air besar juga dapat dipicu oleh kurangnya konsumsi makanan yang mengandung cukup serat dan vitamin penting khususnya bagi organ-organ pencernaan makanan. Serat adalah zat yang tidak dapat dicerna, tetapi sangat membantu pencernaan makanan. Serat menyebabkan feses yang dihasilkan akan lebih banyak dan feses bersifat lunak, sehingga mudah untuk buang air besar.
Kekurangan makan-makanan berserat menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Obesitas atau kegemukan juga dapat disebabkan kurang makan-makanan yang mengandung cukup serat.
Sebagai upaya pencegahan dan perawatan untuk menangani susah buang air besar, adalah :
1. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya serat, seperti sayur dan buah-buahan
2. Minum air putih minum 2 liter air per hari atau lebih sesuai kebutuhan. Kurangi minuman yang mengandung kafein.
3. Berolahraga secara teratur jangan duduk terlalu lama sepanjang hari
4. Jangan menunda buang air besar, biasakan buang air besar setiap hari
5. Jika masih kesulitan untuk buang air besar, ambil sabun dan potong sebesat kelingking, lalu masukkan ke liang anus jika feses susah dikeluarkan



Selain dari ASI, untuk merangsang pertumbuhan probiotik Lactobacillus Reuteri juga bisa dilakukan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi. Selain itu untuk tumbuh kembang yang optimal bagi bayi dan anak, nutrisi juga sangat menentukan pembentukan mikroflora usus yang sehat sehingga saluran cerna bayi dan anak tetap terjaga.
Berikut tips tradisional untuk mengatasi sembelit diantaranya adalah :
Sistem saraf yang mempengaruhi otot-otot pada dinding rektum dapat membuat suatu rangsangan untuk mengeluarkan feses keluar tubuh. Jika tindakan pembuangan terus ditahan atau dihambat maka feses dapat kembali ke usus besar yang menyebabkan air pada feses kembali diserap, dan feses menjadi sangat padat. Bila waktu yang agak lama buang air besar tidak dapat dilakukan dan feses terus menerus mengeras, susah buang air besar dapat terjadi.
Frekuensi normal buang air besar setiap manusia berbeda satu sama lain, mungkin antara tiga kali sehari sampai sekali sekali setiap tiga hari. Karena itu orang disebut menderita konstipasi bila buang air buang besar terhambat diluar kebiasaan. Masalah yang cukup hebat juga dengan obstipasi. Dan obstipasi yang cukup parah dapat menimbulkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya.